From Bali Bombing to Sukhoi Tragedy

Buku ini disusun sebagai suatu bacaan ilmiah mengenai proses dan hasil yang telah dicapai dalam identifikasi kor­ban bencana massal, juga ditujukan untuk masyarakat secara umum agar dapat lebih memahami dan mengetahui tugas-tugas Tim DVI Indonesia dalam melakukan identifikasi korban meninggal secara massal akibat bencana alam yang natural ataupun bencana karena ulah manusia. Serta diharapkan pula dapat membantu mahasiswa dan praktisi hukum atau teman- teman yang tertarik dengan bidang DVI untuk menambah wawasan dan informasi.

Melalui kata pengantar ini, penulis mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada suami dan kedua anak pe­nulis yang selalu mendukung pada setiap kesempatan menulis, juga kepada kedua orang tua penulis. Terima kasih juga penu­lis sampaikan kepada rekan-rekan yang tergabung dalam tim DVI yang berasal dari segala bidang keahlian dan juga keil­muan yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu, karena DVI merupakan kerja tim yang luar biasa dan selalu bekerja dengan rasa kemanusiaan tinggi, kesabaran, dan keikhlasan yang tidak terbatas. Tanpa tim, tanpa kesediaan keluarga kor­ban, media, masyarakat, juga pimpinan kami untuk mengerti, maka proses identifikasi tidak akan berhasil dan juga selalu ada kemudahan dari Alah SWT.

 

Terima kasih juga penulis sampaikan kepada Kapolri, Ka­polda Jawa Tengah, Kapusdokkes Polri selaku ketua komite DVI Nasional Indonesia, Kepala Biddokkes Polda Jateng, An-dy F. Noya, yang telah memberikan kata sambutan dan kata penutup pada buku ini. Juga kepada Kabiddokpol, dr. Anton Castilani, DFM, yang telah memberikan izin untuk pengam­bilan data dan foto-foto kegiatan di Pusdokpol Polri melalui drg. Sindhy R. Malingkas, DFM, yang selalu menyimpan dan mengarsipnya dengan baik sekali, dan juga yang telah mem­berikan ide tentang penulisan buku ini.

 

Dan, terima kasih yang tidak terkira kepada semua pihak yang selalu membantu dan men-support penulis dalam penu-lisan buku ini, termasuk kepada penerbit Rayyana Komunikasindo  di bawah pimpinan Sdr. Salim Shahab. Terima kasih kepada seluruh Tim DVI Nasional yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu. Penulis memohon maaf apabila ada kesalahan yang mungkin terdapat dalam penulisan buku ini. Dengan sekuat tenaga dan pikiran penulis sudah berupaya menulis berdasarkan referensi dan pengalaman yang penulis dapat se­lama bertugas di Polri.

 

Penulis juga selalu teringat dengan kata-kata bijak dari mantan Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Pol. (P) dr. Edy Saparwoko, M.M., DFM, Sp.JP., yang selalu berpesan: lebih baik tidak teridentifikasi dari­pada salah identifikasi. Juga kata-kata indah yang selalu ter-ingat dalam setiap helaan napas penulis, sehingga selalu mem­berikan semangat kepada kami, yaitu dari mantan Kapusdok­kes Polri Irjen Pol (P) dr. Musaddeq Ishaq, DFM, di mana be-liau menanamkan dalam sanubari semua insan Dokkes Polri agar selalu kerja ikhlas, kerja keras, dan kerja cerdas.