gallery-item

DESKRIPSI BUKU

“Sesaat setelah kami berhenti, bermunculanlah para pria berbaju loreng dengan baret berwarna berbeda-beda. Mereka menyandang senjata M-16. Dua orang di antaranya membukakan pintu truk untuk saya…, Tak lama kemudian muncul lagi dua orang-dua orang, hingga akhirnya delapan orang. Dua orang mengapit saya sementara enam orang lagi berada di belakang saya, kesemuanya membelakangi dengan sikap berjaga-jaga dan mengawasi”.

Itulah sekelumit catatan perjalanan Farid Husain ketika memasuki hutan menemui Panglima GAM, Sofyan Dawood, dalam tugas merintis perdamaian antara Pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Dalam buku ini, Farid Husain secara gamblang menyajikan kisah-kisah eksklusif yang belum pernah terungkap di balik suksesnya Pemerintah menangani konflik di Aceh. Termasuk bagaimana awalnya mendapat ‘perintah’ dari Jusuf Kalla untuk menangani konflik di Poso, Ambon dan kemudian Aceh, serta cara pendekatannya yang tak lazim dalam menelusuri jejak tokoh GAM hingga ke warung makan orang Aceh di Banhil, Ljok Sukon, Singapura, Belanda hingga ke Stockholm, Swedia.

 

PENULIS          : FARID HUSAIN
UKURAN          : 14 X 21 CM
HAL                   : XXVIII + 291
ISBN                 : 97897915936-01
TERBIT           : APRIL 2007