gallery-item

DESKRIPSI BUKU

Satu lagi sejarah diungkap melalui lahirnya sebuah buku. Bertempat di Perpustakaan Nasional di kawasan Merdeka Selatan, Kamis (15/2), Setyanto P Santosa, Direktur Utama Telkom periode 1992-1996 meluncurkan buku berjudul “Untold Story IPO Telkom di NYSE & BEJ”. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, diantaranya Menkominfo Rudiantara, Direktur Utama PT. Telkom Tbk dan beberapa pejabat dari Kementrian BUMN dan Pimpinan BUMN lainnya..

Dalam buku tersebut diungkapkan bahwa Telkom menjadi satu-satunya BUMN yang saat ini masih dual listing di Bursa Efek Indonesia (dulu BEJ – Bursa Efek Jakarta) dan di New York Stock Exchange (NYSE).  Di Bursa Efek Indonesia (BEI), Telkom termasuk emiten dengan kapitalisasi tertinggi. Sejak Intitial Public Offering (IPO) pada 14 November 1995, hingga kini (2017), sudah 22 tahun, Telkom masih bertahan menjadi perusahaan publik. Berdasarkan laporan tahunan 2016, publik menguasai 47,91% saham Telkom.

Buku yang mendapat pengantar dari Presiden R.I. ke-3, Prof Dr. BJ Habibie dan sambutan dari Direktur Utama PT Telkom ini mengungkapkan bahwa Telkom bisa dual listing melalui proses yang cukup panjang dan berliku yang bahkan hampir batal karena kekuatan politik saat itu. Kejadian akan adanya pembatalan itu, seperti diungkap dalam buku tersebut, sempat membuat para petinggi Telkom kalang kabut, dan berupaya untuk mencegahnya.
 

Judul Buku : Untold Story IPO Telkom di NYSE & BEJ
Genre : Ekonomi & Bisnis
Penulis : Setyanto P. Santosa
Kata Pengantar : Prof. Dr.-Ing. H. BJ habibie
Editor : Salim Shahab & Den Setiawan
Penerbit : Rayyana Komunikasindo
Cetakan : I– Desember 2017
Jumlah Halaman : xxviii + 482
ISBN   : 978-602-61112-5-8